Ingatlah saat kamu sendiri
Masih ada malaikat yang selalu mengawasi
Rokib dan ‘Atid, di sebelah kanan dan kiri
Tiada kehendak, kata, gerak, dan langkah kaki
melainkan dicatat, tak ada yang terlewati
Ingatlah saat kamu sendiri
Setan tak pernah berhenti membisiki
dari persinggahannya di dalam hati
kepada maksiat yang tak untuk dituruti
sedang mereka berlepas diri dan bersembunyi
Dan ingatlah ketika hari perhitungan nanti
Ia bukan cerita belaka namun suatu hal yang pasti
Darimanakah catatan akan diberi?
Semoga kita bukan orang-orang yang merugi
yang menerima catatan dari sebelah kiri
Mereka berkata kembalikan saja kami ke dunia yang dulu kami singgahi
agar kami dapat tobat dan memperbaiki diri
Dan ingatlah tiada kesempatan ‘tuk kembali
Tag:islam, puisi, puisi islami, sajak





disetiap saat kita sendiri, kita tidak pernah benar-benar sendiri.